Seputar Parapsikologi
Mungkin sudah banyak orang yang mengetahui apa itu Parapsikologi, mungkin juga ada yang belum mengetahuinya. Biasanya saat orang mendengar istilah tersebut pasti kebanyakan orang langsung berpikir ke arah hal-hal gaib maupun paranormal. Disini akan dibahas lebih lanjut apa itu Parapsikologi.
Paranormal berasal dari bahasa Yunani. 'Para' artinya
‘di luar’ atau ‘melampaui’, dan normal. Jadi dari asal katanya, paranormal
berarti sesuatu di luar normal atau melampaui hal-hal normal. Secara definitif,
paranormal adalah istilah yang digunakan untuk segala jenis fenomena psikis,
pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan dengan jiwa (psike)
atau pikiran (mind), dan yang tidak dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip
fisika.
Paranormal juga memiliki kata lain yaitu ”Psi”. Apakah
itu psi? psi juga merupakan istilah untuk semua jenis fenomena psikis,
pengalaman atau kejadian yang terlihat memiliki hubungan denganpsike atau mind, dan yang tidak dapat
diterangkan dengan prinsip-prinsip fisika. Ada
istilah lain yang kadang digunakan untuk menjelaskan fenomena psi, yakni gaib
atau anomali. Gaib atau anomali adalah fenomena luar biasa yang terjadi diluar
nalar ilmu pengetahuan biasa. Dengan penjelasan biasa, Anda tidak bisa
menerangkannya. Gaib dan psi sedikit berbeda. Gaib mencakup hal-hal di luar
diri manusia yang tidak dapat diterangkan dengan nalar ilmu pengetahuan biasa,
misalnya UFO (piring terbang), segitiga bermuda, monster di danau Lochness,
bigfoot di Himalaya, dan lainnya. Sedangkan psi hanya jika sesuatu yang tidak
dapat diterangkan nalar pengetahuan itu diperkirakan memiliki kaitan dengan
pikiran atau jiwa seseorang.
Apa saja bentuk-bentuk psi? Secara garis besar ada dua
jenis psi, yaitu psi-gamma dan psi-kappa. Psi-gamma adalah paranormal pikiran,
yakni ESP (extra sensory perception) atau lebih dikenal di masyarakat
sebagai indera keenam. Psi-kappa adalah paranormal tindakan. Contohnya
membengkokkan sendok dengan pikiran, atau menyantet.
Secara keseluruhan ada banyak fenomena yang bisa digolongkan dalam fenomena
psi. Beberapa di antara fenomena psi adalah telepati (koneksi antar
pikiran), clairvoyance (perolehan informasi dari jarak jauh
atau dari ruang dan waktu yang berbeda), precognition,
psikokinesis, pengobatan psi (termasuk pengobatan jarak jauh), poltergeist, reinkarnasi,
pengalaman sesudah mati (mati suri), pengalaman menjelang mati, dowsing, dan renote viewing.
Jadi, Parapsikologi itu sendiri adalah kajian ilmiah tentang fenomena psi. Dalam parapsikologi,
fenomena psi betul-betul dipelajari dalam prosedur penelitian ilmiah yang ketat
dan terukur. Meskipun,
seperti kita ketahui ada banyak fenomena psi. Para ahli parapsikologi biasanya
hanya berkonsentrasi mempelajari empat macam yang utama saja, yakni telepati,
clairvoyance, prekognisi dan psikokinesis. Fenomena psi yang lain belum
mendapatkan perhatian yang memadai. Bahkan meskipun diketahui bahwa fenomena
psi ditemukan hampir di semua budaya. Boleh dibilang tidak ada budaya yang
tidak mengenal psi. Di masyarakat, berkembang juga berbagai macam ilmu tentang
astrologi, sihir, dan sulap. Namun, hal-hal tersebut bukan studi ilmiah
sehingga harus dibedakan dengan parapsikologi.
Dalam psikologi dibedakan antara gejala-gejala psikologi
yang normal dan a-normal. Dikatakan bahwa Parapsikologi itu merupakan cabang
Psikologi Emperi (eksperimental) yang mempunyai obyek mempelajari gejala-gejala
paranormal. Kelompok gejala-gejala psikologi yang a-normal dibaginya menjadi 3
bagian:
a. Gejala psikologi
yang abnormal. Gejala-gejala ini diteliti oleh Pathopsikologi.
b. Gejala-gejala
psikologi yang supra-normal, yang diteliti oleh Psikologi Spesial.
c. Gejala-gejala
psikologi yang paranormal, yang menjadi obyek Parapsikologi.
Dalam kehidupan sehari-hari Psikologi memang diperlukan
sekali. Oleh karena Psikologi itu suatu ilmu pengetahuan maka dengan sendirinya
Psikologi itu berfaedah untuk masyarakat. Psikologi dapat digunakan, diperlakukan
di bidang perburuhan dan perusahaan misalnya. Dalam hal ini psikologi memberikan
penerangan mengenai seleksi penerimaan kaum buruh, memberikan jalan menghadapi
persoalan-persoalan antara majikan dan buruh, cara mengadakan pendidikan dan
keterampilan buruh, dan sebagainya. Psikologi Pendidikan dapat memberikan jalan sistem pendidikan
mana yang terbaik untuk masyarakat, bagaimana membina pelajar-pelajar aik di
dalam maupun di luar negeri, cara-cara menanamkan rasa kebangsaan dan kesatuan
kepada pawa siswa, dan sebagainya.
Demikian pula Parapsikologi berguna bagi masyarakat. Para ahli
Parapsikologu dapat membika mereka mempunyai bakat paranormal menurut
norma-norma Psikologi dengan maksud agar bakatnya tetap terpelihara dan
kemungkinan mempertajamkannya.
Sumber: Anonim. 2009. Memahami
Parapsikologi. http://psikologi-online.com/memahami-parapsikologi. 02/
Kartoatmodjo, Soesanto. 1987. Parapsikologi Sebuah Tinjauan. Jakarta: CV Haji Masagung
Komentar
Posting Komentar