Kuliah di Psikologi: Menyenangkan atau Menyeramkan?

Apa sih psikologi itu? Kenapa milihnya psikologi? Mau jadi
cenayang ya? Mau jadi dokter jiwa ya? Asik nggak sih kuliah di psikologi? Mungkin
itu merupakan beberapa gambaran akan kebingungan
anak-anak SMA di kelas 12. Dan saya sangat mendukung kalian untuk memilih prodi
ini karena menurut saya prodi inisangat
sangat sangat menyenangkan.
Dengan bangga
saya memperkenalkan diri saya sebagai mahasiswa psikologi di Universitas Negeri
Yogyakarta. Disini saya akan sharing
kepada teman-teman tentang pengalaman saya bersama dengan prodi psikologi.
Jurusan Psikologi. Saya mengenal jurusan ini ketika
saya masih duduk di kelas 8 SMP. Jika kalian nyimak blog saya dari yang dulu-dulu, banyak postingan saya
mengenai anak indigo. Dan itu merupakan alasan saya mengapa saya ingin sekali
menjadi mahasiswa psikologi. Sampai saya SMA-pun cita-cita saya masih ingin
menjadi Psikolog. Dulu, ketika saya masih SMA, ketika teman-teman, guru, dan
tetangga saya bertanya kepada saya ingin masuk jurusan mana, saya langsung
menjawab, Psikologi. Dan respon mereka pun hampir semuanya sama, “oh, mau ngobatin
orang gila ya?” dan respon saya saat itu hanya, “hehehe”. Saya tak mau ambil
pusing, capek-capek jelasin ke mereka tentang jurusan psikologi dengan pengetahuan saya yang hanya saya
dapatkan dari artikel-artikel motivasi mengenai jurusan psikologi dan
menurut saya penjelasan saya juga belum tentu mereka paham.
Psikologi
merupakan ilmu yang mempelajari mengenai perilaku dan proses mental. Ya, bukan
ngobatin orang gila juga sih. Karena yang punya wewenang memberi obat yaitu
teman kami dari ranah psikiater. Kami hanya melakukan terapi kepada teman-teman
kita yang mengalami gangguan kejiwaan. Eitss, tidak hanya “orang gila” saja yaa
klien kami nantinya. Jurusan Psikologi nantinya akan dibagi lagi menjadi
beberapa spesifikasi, yaitu Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan
Organisasi, Psikologi Perkembangan, Psikologi Pendidikan, dan masih banyak
lagi.
Hampir satu
semester saya mempelajari prodi ini namun saya sudah mendapatkan ilmu yang
tidak saya kira dan membuat saya lebih kagum kepada Allah SWT yang telah
menciptakan manusia sebegitu kompleksnya. Psikologi membuat saya mengerti bahwa
ternyata manusia mempunyai isi yang “dalam”, mungkin hampir sama dengan
dalamnya bumi. Ih alay deh, tapi ini serius. Ternyata manusia itu “besar”. Ternyata
manusia itu isinya nggak cuma organ-organ seperti jantung, ginjal, paru-paru,
dan organ-organ lain. Tetapi manusia mempunyai suatu hal yang dapat dipelajari
namun hal ini tidak tampak atau “tak kasat mata”.
Tidak hanya
hal seru seperti yang sudah saya jelaskan. Kalian pernah ikut tes psikologi? Mengapa
ada pertanyaan-pertanyaan banyak yang hampir sama, namun nanti hasilnya bisa
sesuai dengan keadaan kita. Nah, saya pernah belajar bagimana mengoreksi tes
itu. Dan ternyata seru sekali. Tes yang pernah saya pelajari yaitu tes EPPS.
Namanya
juga mata kuliah, pasti tidak jauh dari kata tugas. Tugas-tugas yang pernah
saya buat selama di semester 1 ini tidak terlalu rumit. Tingkatannya masih
sedang sih kalau mengukur tentang kesulitan. Tapi ya memang, sama seperti SMA. Disitu
ada mapel, disitu juga ada tugas. Biasanya dosen-dosen juga memberi tugas
mahasiswanya untuk melakukan sesuatu. Tetapi menurut saya tugasnya tidak begitu
berat, ya walaupun banyak.
Sedikit tips
dari saya, kalau kalian dapet tugas dari dosen atau guru harus segera selesaikan tugas sebelum deadline. Misalnya nih kalian
dapet tugas hari Senin, nah senin malemnya itu kalian gunakan untuk bikin
tugas. Atau kalau memang kepepetnya mager karna kecapekan bisa diselesaikan
malam minggu. Kalau saya biasanya kan hari Jumat, Sabtu, Minggu libur, jadi di
hari-hari itu saya gunakan untuk menyelesaikan tugas.
Mungkin kalian
belum ngeh ya gimana asiknya kuliah di psikologi kalau kalian belum nyobain
kuliah disini. Haha, tapi beneran deh, seru banget prodi ini. Asik banget
banget banget. Jadi, jangan ragu-ragu buat milih prodi ini sebagai penentu masa
depan kalian! If you love it, you will do it! Semangat para pejuang!!~~
Komentar
Posting Komentar