Sejarah Search Engine



Kalau berbicara dunia internet pasti tidak mungkin lepas dari yang namaya Search Engine alias mesin pencari. Search Engine atau mesin pencari adalah suatu program yang dirancang dan dibuat untuk membantu, mempercepat, mempermudah seseorang menemukan informasi atau data yang diinginkan. Dengan kata lain search engine semacam “penunjuk jalan” untuk mencari sesuatu yang dibutuhkan.


Umumnya orang menyangka bahwa search engine hanya digunakan pada internet. Coba tanya orang sekitar kita, search engine atau mesin pencari itu apa? Kebanyakan menjawab "itu..tuh..seperti Google". Memang jawaban tidak keliru, hanya saja kurang tepat.

Perlu diketahui, Search Engine juga digunakan untuk dunia komputer lainnya termasuk pada software, operasi sistem, dan lain-lain. Sebagai contoh: Anda ingin mencari sebuah file yang tersimpan di hard disk komputer, maka jalan tercepat adalah membuka program search pada operasi sistem yang dipakai lantas memasukkan kata atau frase yang diinginkan. Contoh lagi, apabila kita membuka program atau aplikasi Photoshop kemudian ingin mengetahui kegunaan tools atau minta bantuan offline, maka dengan bantuan mesin pencari Photoshop (help), mungkin keinginan tersebut dapat terpenuhi.

Search Engine akan bekerja atau berfungsi jika memiliki sejumlah syarat tertentu. Misalkan setelah mempunyai database yang telah dibuat sebelumnya dan akan menampilkan hasil sesuai dengan kriteria mesin pencari tersebut. Jika dalam database tidak ada input, maka hasil tidak ditemukan (not found).

Cara kerja Search Engine adalah dengan memasukkan kata kata kunci/keyword pada kolom atau kotak pencarian yang telah disediakan, kemudian mesin pencari akan bekerja melakukan pencarian di database serta menampilkan hasil akurat yang memuat kata kunci tersebut dari database yang ada. Jika pada database tidak ada kecocokan dengan kata kunci maka hasil tidak ditampilkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini